TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai strategi.
Selain dengan pemberian makanan bergizi bagi ibu dan bayi, juga dilakukan penyaluran bantuan yang menyasar masyarakat kurang mampu.
Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Bertius, menjelaskan bahwa salah satu langkah konkret yang sedang dilakukan yakni melalui Kajian Indeks Modal Manusia (IMM).
“Laporan akhir kajian ini tidak hanya memberikan baseline posisi Kalimantan Utara saat ini, tetapi juga mengidentifikasi kesenjangan, hambatan struktural, serta strategi intervensi prioritas di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujar Bertius, beberapa waktu lalu.
Ia berharap, hasil kajian tersebut dapat menjadi living document yang terus menginspirasi kebijakan, program, dan penganggaran yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM, sejalan dengan semangat evidence-based planning dan komitmen menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah terkait serta para perencana ahli muda di lingkungan Bappeda dan Litbang Provinsi Kaltara.
Turut hadir pula tim akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memberikan pendampingan dan analisis mendalam selama proses kajian. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan kritis dan tanggapan substantif guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan modal manusia di Kalimantan Utara.
(*)

















