TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Bappeda dan Litbang menegaskan komitmennya dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Penguatan SDM menjadi salah satu pilar strategis dalam penyusunan RPJMD 2026–2031, terutama untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat seiring berkembangnya investasi industri di Kaltara.
Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Bertius, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan investasi yang sudah terealisasi. “Kami sudah memetakan kebutuhan tenaga kerja dari investasi yang saat ini berjalan. Tugas kita adalah memastikan pekerja lokal siap mengisi peluang kerja tersebut,” tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa pengembangan SDM dapat dilakukan melalui berbagai skema, termasuk program pemerintah daerah, pelatihan keterampilan, hingga kerja sama dengan pelaku usaha dan industri.
“Kami mendorong pemda untuk aktif mengembangkan SDM, termasuk melalui kolaborasi dengan sektor swasta,” katanya.
Bertius memaparkan bahwa sektor pertanian, perikanan, dan industri pengolahan diprediksi menjadi sektor unggulan dalam beberapa tahun mendatang, kemudian berbagai program bantuan pemerintah serta pembangunan kawasan industri di Tarakan dan KIHI menjadi indikator kuatnya pertumbuhan sektor tersebut.
Selain peningkatan keterampilan teknis, kemampuan berbahasa asing juga menjadi perhatian serius. Dengan meningkatnya investasi dari negara lain, tenaga kerja lokal dituntut mampu berkomunikasi secara global.
“Bahasa asing adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki SDM kita, mengingat banyaknya investor asing yang masuk,” tegasnya.
Menurut Bertius, peningkatan kualitas SDM memiliki dampak besar terhadap keberhasilan pembangunan di Kaltara. Kata dia, tidak hanya memastikan kesiapan tenaga kerja lokal, penguatan SDM juga menjadi kunci harmonisasi antara kebutuhan industri dan potensi masyarakat Kaltara.
“Kita ingin investasi yang datang sejalan dengan kemampuan SDM lokal. Karena itu, pengembangan SDM menjadi agenda prioritas dalam RPJMD 2026–2031,” tandasnya.(*)

















