BUNYU – Jajaran Polsek Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan memfasilitasi silaturahmi dengan Federasi Serikat Pekerja Migas Bunyu, Senin (18/8/2025) malam.
Kapolsek Bunyu IPTU Alexander Evan menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas sejumlah hal, salah satunya mengenai situasi hubungan antara serikat pekerja dengan PT Pertamina EP Bunyu.
“Ada beberapa poin perhatian yang disampaikan dalam silaturahmi malam ini. Salah satunya, Federasi Serikat Pekerja Minyak dan Gas Bumi Bersatu menaungi enam serikat pekerja, yang seluruh anggotanya bekerja di PT Pertamina EP Bunyu,” ujar Kapolsek.
Dalam pertemuan tersebut, federasi menegaskan bahwa apabila terjadi permasalahan di lingkungan kerja, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan PT Pertamina, bukan dengan perusahaan penyedia tenaga kerja (vendor), karena sebagian besar vendor tidak berkantor di Bunyu.
Selain itu, mereka juga menuntut adanya kenaikan serta penyesuaian gaji yang dianggap penting mengingat tingginya biaya hidup di Kecamatan Bunyu. Pihak serikat berharap Pertamina tetap mewadahi dan menyetujui aspirasi pekerja, meskipun prosesnya memerlukan waktu.
Tuntutan lainnya adalah agar perusahaan lebih tanggap terhadap insiden kecil yang terjadi di lapangan. Menurut mereka, sejatinya dalam aturan keselamatan kerja, setiap insiden sekecil apa pun harus segera ditangani.
Federasi juga menaruh harapan besar terhadap proyek eksplorasi minyak dan gas bumi yang dalam waktu dekat akan dilakukan PT Pertamina Hulu Energi Nunukan Company (PHE NC) di perairan Laut Bunyu. Mereka berharap proyek tersebut dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, khususnya masyarakat Bunyu.
Federasi menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Polsek Bunyu terkait perkembangan tuntutan mereka, sehingga situasi di lapangan tetap aman dan kondusif.(*)

















