TANJUNG SELOR – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta terus melakukan pembenahan untuk memastikan pelayanan air bersih yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Bulungan.
Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah meminimalisir tingkat kebocoran air dengan mengganti pipa-pipa lama yang sudah rusak dan usang. Penggantian pipa ini telah dilakukan di sejumlah wilayah layanan, termasuk di Kecamatan Tanjung Selor.
Direktur PDAM Danum Benuanta, Eldiansyah, menjelaskan bahwa penggantian pipa dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), jika masih ada pipa PVC kecuali jika terdapat pembangunan lain seperti pelebaran jalan, pembangunan drainase, atau proyek infrastruktur lainnya.
“Selama tidak ada pengerjaan seperti pelebaran jalan, drainase, dan pembangunan lainnya, pipa HDPE bisa bertahan hingga 40 tahun sesuai ungkap Eldiansyah, Minggu (1/6/2025).
Ia menambahkan, kawasan jalan utama di Kota Tanjung Selor tergolong krusial. Karena itu, pihak PDAM selalu berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Bulungan jika ada pekerjaan perbaikan dan pelebaran jalan yang berpotensi memengaruhi jaringan pipa. “Koordinasi ini penting agar kebocoran bisa dicegah sejak awal,” ujarnya.
Eldiansyah juga menyampaikan, pada tahun lalu intensitas kebocoran sempat meningkat akibat proyek pembangunan jalan dan drainase. Sejumlah titik pun telah diperbaiki. Tahun ini, fokus PDAM meningkatkan tekanan air agar warga tidak lagi bergantung pada pompa air seperti sanyo.
“Selain itu, kami juga berupaya meningkatkan kualitas layanan Respon cepat jika ada laporan dari masyarakat ,” pungkasnya.(*)

















