JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya sektor infrastruktur jalan, dengan menggandeng pihak perusahaan melalui dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Langkah tersebut diwujudkan dalam kegiatan silaturahmi dan deklarasi Gubernur Kaltara bersama para pimpinan perusahaan yang digelar di Lumire Hotel, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kaltara.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara pemerintah dan sektor swasta guna menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah dan dunia usaha memiliki tujuan yang sama, yakni mendorong Kalimantan Utara menjadi daerah yang lebih maju dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu kebutuhan mendesak yang perlu segera ditangani adalah perbaikan infrastruktur jalan, mengingat perannya yang sangat vital terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian serta pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya jalur Tanjung Selor–Tanah Kuning yang kondisinya mengalami kerusakan cukup berat, serta akses Gunung Seriang menuju Kecamatan Peso yang merupakan jalur utama bagi masyarakat di wilayah hulu Sungai Kayan.
Tak hanya itu, beberapa ruas jalan di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan juga turut menjadi sorotan, sebagaimana disampaikan oleh masing-masing kepala daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal mengajak seluruh perusahaan untuk berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kapasitas masing-masing dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak daerah, serta mendorong penempatan dana pada perbankan yang beroperasi di wilayah Kaltara.
Dalam forum tersebut, perwakilan dari berbagai sektor usaha seperti perkebunan, pertambangan, dan kehutanan memaparkan sejumlah program CSR yang telah dijalankan. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi lebih lanjut dengan pemerintah daerah.
Diskusi yang dipandu oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, berlangsung terbuka dan menjadi ruang untuk menyatukan berbagai gagasan serta rencana pembangunan ke depan.
Sebagai langkah lanjutan, Pemprov Kaltara berencana membentuk Forum CSR tingkat provinsi. Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang lebih terstruktur dan efektif dalam mendukung pembangunan, terutama pada sektor layanan dasar masyarakat.(*)















