TANJUNG SELOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan telah menyiapkan strategi untuk mengatasi masalah sampah, khususnya selama pelaksanaan Birau 2025.
Kepala DLH Bulungan, Ismail menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi pengelolaan sampah untuk menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.
“Jadi, kami melakukan pembersihan sampah tiga kali sehari, setelah acara, yakni pada malam hari, pagi hari, dan siang hari sekitar jam 14.00 . Kami juga menyiapkan titik-titik TPS dan mengerahkan petugas kebersihan untuk membersihkan area sekitar Birau,” kata Ismail belum lama ini.
“Untuk Bulungan saja, sudah produksi sampah itu 3,12 Ton Perhari,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan hidup, terutama selama acara besar seperti Birau 2025.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan dan lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa DLH Bulungan telah memiliki rencana untuk membangun TPS Terpadu yang dapat mengelola sampah secara efektif dan efisien.
“TPS terpadu (TPST) fungsinya untuk mengelola sampah secara komprehensif, mengurangi volume sampah yang ke tempat pembuangan akhir (TPA), dan mengubah sampah menjadi produk bernilai. Jadi TPST ini lebih kompleks daripada TPS atau TPS 3R,” bebernya.
Menurutnya, permasalahan sampah sepertinya juga belum ada titik terang, setiap tahun sampah yang dihasilkan oleh manusia semakin meningkat, sedangkan jumlah TPA masih sangat terbatas.
“Kami telah memiliki lima TPS 3R yang mengelola sampah dan pemanfaatan plastik. Kami juga mendorong masyarakat untuk memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik,” pungkasnya.(*)
















