TANJUNG SELOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan menggelar Pelatihan Pemantauan Tutupan Lahan melalui inovasi Si Patuh Bulungan Hijau sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pemantauan tutupan lahan guna meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bulungan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis DLH Bulungan dalam menjawab tantangan pengelolaan lingkungan, khususnya terkait perubahan tutupan lahan akibat aktivitas pembangunan dan potensi deforestasi.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman teknis serta kemampuan pemanfaatan teknologi digital dalam pemantauan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bulungan, H. Ismail, mengatakan bahwa pelaksanaan pelatihan ini melibatkan berbagai unsur atau dikenal dengan pendekatan pentahelix, yang mencakup pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, serta media.
Kolaborasi multipihak tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung efektivitas dan keberlanjutan program pemantauan tutupan lahan.
“Kegiatan ini melibatkan multipihak atau pentahelix dalam mendukung terlaksananya program pemantauan tutupan lahan melalui inovasi Si Patuh Bulungan Hijau,” ujar H. Ismail.
Ia menjelaskan, melalui pemanfaatan dashboard pemantauan pada aplikasi Si Patuh Bulungan Hijau, pihak terkait dapat melihat hampir secara seketika adanya perubahan atau bukaan lahan yang terjadi, termasuk yang disebabkan oleh deforestasi.
Sistem ini memungkinkan pengawasan dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
“Penggunaan dashboard pemantauan ini memungkinkan kita untuk melihat hampir seketika bukaan lahan yang terjadi akibat deforestasi melalui aplikasi Si Patuh Bulungan Hijau,” jelasnya.
Menurutnya, inovasi tersebut menjadi instrumen penting dalam mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data serta memperkuat upaya pencegahan kerusakan lingkungan sejak dini. Dengan pemantauan yang lebih responsif, potensi pelanggaran lingkungan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
DLH Bulungan berharap seluruh pihak yang terlibat dapat meningkatkan kapasitas dan peran aktifnya dalam menjaga tutupan lahan, sekaligus mendukung visi Bulungan Hijau sebagai komitmen daerah terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.(*)
















