TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Melalui Bappeda dan Litbang Kaltara menggelar lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 di Tanjung Selor, Rabu (22/10/2025).
Kompetisi Tahunan Inovasi Daerah ini digelar untuk meningkatkan semangat inovasi dan kreativitas di daerah di Kaltara, Kegiatan berlangsung pada 22-23 Oktober dengan Menyusung tema “Solusi untuk Daerah Berbasis Potensi Lokal Menuju Ekonomi Kaltara yang inklusif, Tangguh, dan Berdaya Saing”
Kepada media ini Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Litbang, Mochamad Sarkawi, mengatakan Kompetisi Inovasi Daerah merupakan ajang lahirnya ide-ide, gagasan, dan karya kreatif baru dari berbagai kalangan dan tidak hanya fokus pada teknologi.
“Kita harap kegiatan hari ini ada inovasi baru, terutama terkait dengan kesetaraan pelayanan publik dan pemerataan fasilitas, hal seperti ini yang jarang muncul padahal ini yang penting untuk kehidupan masyarakat” harapnya.
Pemprov Kaltara Melalui Bappeda Litbang menyampaikan Inovasi daerah tidak hanya sebatas kompetisi namum akan terus didorong dalam pembinaan dan pendampingan agar terus berkembang dan dapat dimanfaatkan lebih luas.
“Kebanyakan inovasi di Kaltara masih kurang secara kelengkapan itu yang kita bina dan yang terkait kekayaan intelektual dan produk itu yang akan kita fasilitasi kedepannya.” ujar Kabid Sarkawi saat di temui.
Dalam Kesempatan itu, ia juga menyinggung prestasi Kalimantan Utara yang berhasil meraih Outstanding Innovation dari kementerian PAN-RB melalui inovasi Sibatik pada tahun ini. ia berharap pencapaian seperti ini dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus berkarya dan berinovasi.
Antusias Jumlah peserta pada tahun ini meningkat, Kategori Masyarakat, Pelajar, Perusahaan cukup mendominasi. “Tahun ini yang dari masyarakat dan pelajar lebih banyak, sementara dari ASN sedikit menurun. Walaupun begitu kita tetap apresiasi semangat mereka.” bebernya.
Ia menyebutkan, Kaltara memiliki tantangan pada peningkatan indeks nilai inovasi yang di berbagai wilayah Kaltara masih kurang, Diharapkan nya kedepan nilai inovasi terus meningkat.
“Harapan kami kedepan akan terus naik sehingga menjadi sangat inovatif” tambahnya.
Puncak Kegiatan Inovasi Daerah Tahun 2025 direncanakan pada 25 Oktober, kemudian Pemenang akan diumumkan langsung oleh Gubernur Kaltara. Melalui ajang ini, Pemprov Kaltara menegaskan Inovasi tidah hanya untuk melahirkan ide-ide baru namun penting untuk pembangunan daerah dan berkelanjutan, serta memperkuat daya saing Kalimantan Utara di tingkat Nasional.(via/rdk)

















