TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembangunan kawasan 3T melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, hingga pemerintah pusat.
Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Bertius, menilai kolaborasi lintas pemerintahan merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan yang merata.
“Provinsi tidak bisa bekerja sendiri. Respons dan dukungan kabupaten dan kota terhadap persoalan 3T sangat dibutuhkan,” katanya.
Dalam upaya memperkuat pembangunan wilayah, Pemprov Kaltara terus menyelaraskan kebijakan dengan pemerintah pusat, khususnya di sektor strategis seperti perbatasan dan infrastruktur konektivitas.
Pasalnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting sehingga pembangunan berjalan maksimal. Selain langkah koordinatif, pemprov juga tetap melanjutkan berbagai program teknis seperti peningkatan jalan wilayah perbatasan dan pelaksanaan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) untuk membantu distribusi kebutuhan pokok di daerah terpencil.
Bertius menegaskan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di wilayah sulit akses.
“Konektivitas yang baik akan menggerakkan ekonomi lebih cepat, dan masyarakat 3T bisa merasakan pembangunan secara nyata,” ucapnya mengakhiri.(*)

















