TANJUNG SELOR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan belum lama ini berhasil meraih penghargaan Juara II pada kategori layanan dasar dan infrastruktur yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya dinamis DLH dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup di daerah.
Kepala DLH Bulungan, H. Ismail, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa capaian tersebut sekaligus menjadi pemicu bagi pihaknya untuk terus melakukan perbaikan di berbagai sektor. Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi untuk mendorong optimalnya layanan lingkungan hidup di Bulungan.
Ismail menjelaskan, salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian adalah rendahnya tingkat kepedulian masyarakat dalam penanganan persampahan. Ia menilai partisipasi publik masih perlu ditingkatkan, baik dalam memilah sampah yang dapat didaur ulang maupun sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kembali.
“Yang kedua, semangat pengelolaan itu harus terus dimaksimalkan. Itu yang paling penting dan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita ke depan. Karena apa pun bentuknya, penanganan sampah itu memang harus dimulai dari hulunya,” ucapnya.
Selain pengelolaan sampah, isu ruang terbuka hijau (RTH) juga menjadi perhatian DLH. Ismail menuturkan bahwa kebutuhan RTH untuk berbagai fungsi lingkungan masih harus ditingkatkan agar keseimbangan ekosistem perkotaan tetap terjaga.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya revitalisasi dan pemanfaatan biopori sebagai upaya menjaga kesehatan air tanah. Menurutnya, pola pembangunan saat ini yang banyak menggunakan sistem semenisasi pada lahan-lahan tertentu menyebabkan berkurangnya daya serap air ke dalam tanah.
“Pola biopori itu penting, supaya kandungan air tanah untuk kebutuhan ke depan tetap mencukupi. Ini yang menurut kami harus terus dibenahi sebagai bagian dari polesan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih di Bulungan,” jelasnya.
Dengan berbagai evaluasi tersebut, Ismail berharap upaya perbaikan yang dilakukan secara bertahap dapat memberikan dampak signifikan, baik bagi keberlanjutan lingkungan maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Bulungan.(*)
















