TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp19,7 miliar kepada warga penerima manfaat.
Bupati Bulungan, Syarwani, secara resmi membuka Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dan Sosialisasi Elektronifikasi Bantuan Sosial Non Tunai (BNST) di Ruang Tenguyun, Kamis (24/7).
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bansos secara simbolis kepada 120 penerima dari wilayah Tanjung Selor dan Tanjung Palas.
Bantuan sosial yang disalurkan meliputi berbagai jenis, di antaranya bantuan untuk korban bencana, jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan, bantuan bagi relawan Tagana, serta Kartu Kesejahteraan Sosial Elektronifikasi bansos ini dinilai sebagai langkah penting untuk mewujudkan penyaluran yang transparan, aman, dan mudah diakses.
“Jangan hanya digunakan untuk konsumsi. Jadikan bantuan ini sebagai modal usaha kecil keluarga agar bisa berputar dan menambah penghasilan,” pesan Bupati Syarwani.
Bupati juga menekankan pentingnya tanggung jawab penerima manfaat untuk menyekolahkan anak, menjaga kesehatan keluarga, dan aktif mengikuti pelatihan pemberdayaan ekonomi. Ia berharap, ke depan masyarakat bisa mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
Sebagai bagian dari 15 program prioritas daerah, Pemkab Bulungan juga menghadirkan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) dengan bunga ringan, difasilitasi oleh PT BPR Bank Bulungan. Kredit ini menyasar pelaku UMKM, petani, dan nelayan.
“Mindset kita harus berubah, kita bukan hanya menerima ikan, tapi mulai dibekali kail untuk mandiri,” tandasnya.(*)

















