TANJUNG SELOR – Komunikasi serta koordinasi terus dilakukan oleh pemerintah Provinsi Kaltara dengan stakeholder terkait termasuk dengan pemerintah Kabupaten dan Kota.
Koordinasi yang intens diharapkan dapat memudahkan realisasi program pemerintah pusat di daerah. Salah satunya yakni dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh pemerintah pusat.
Program MBG dilakukan sebagai langkah pemerintah guna mencetak generasi penerus bangsa yang sehat,cerdas dan terpenuhi kebutuhan gizi sejak dini.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Heri Rudiyono saat dikonfirmasi menyatakan pemerintah Kaltara sudah siap menjalankan program tersebut.
“Insyaallah kita akan menjalankan itu diawal tahun 2025 mendatang,”kata Heri sapaan akrabnya.
Soal penerapan MBG tersebut, lanjutnya berbicara kesanggupan pemerintah Kaltara tentunya sanggup. Akan tetapi,kesanggupan itu juga ditopang melalui kolaborasi dan sinergitas semua pihak.
“Kalau dibilang sanggup, tentunya sanggup karena begini hampir semua daerah di Indonesia mungkin kalau dibilang sanggup tentu sanggup. Dan hasilnya itu mungkin masih bergantung dengan daerah lain, artinya saling membutuhkan,”ulasnya.
Dia mencontohkan dalam satu daerah mampu secara kebutuhan makan dan daging, tapi belum tentu dari segi kesiapan susunya dan lain-lain.
“Saling melengkapi untuk merealisasikan progtam MBG, contohnya di Bulungan sanggup tidaknya pasti sanggup, tapi masih memerlukan dukungan daerah lain, mungkin sanggup saja untuk kebutuhan telur dan daging, akan tetapi untuk keterpenuhan susu mungkin masih memerlukan dari daerah lain,”tuturnya.
Oleh karena itu, dalam merealisasikan program pemerintah pusat di daerah dibutuhkan kolaborasi,sinergitas serta saling melengkapi antara Kabupaten dan Kota termasuk Pemerintah Provinsi hingga pusat.(rdk)

















