TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menyampaikan jawaban resmi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Bulungan dalam rapat paripurna yang digelar belum lama ini. Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setkab Bulungan, Adi Irwansyah, hadir mewakili Bupati Bulungan.
Dalam penjelasannya, Adi menyebut bahwa capaian realisasi fisik dan keuangan semester pertama tahun 2025 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, proses transfer dana dari pusat yang dilakukan secara bertahap serta penerapan kebijakan efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
“Selain itu, sejumlah pekerjaan fisik sebenarnya sudah berjalan, namun karena mekanisme kontrak belum memungkinkan dilakukan pembayaran, hal ini berdampak pada rendahnya serapan anggaran di laporan keuangan,” ujarnya.
Berdasarkan data, realisasi fisik program Pemkab hingga pertengahan tahun ini tercatat sebesar 29,5 persen, sedangkan realisasi keuangan mencapai 25,8 persen atau sekitar Rp605 miliar dari total belanja APBD 2025 sebesar Rp2,3 triliun.
Adi juga menjelaskan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan sekitar Rp24,1 miliar. Dari target semula Rp252,4 miliar, hanya terealisasi Rp215,2 miliar. Penurunan tersebut terjadi akibat penyesuaian target Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar Rp9,1 miliar dan Opsen BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp17,6 miliar, hasil rekonsiliasi antara Bapenda Bulungan dan Bapenda Kaltara.
Lebih lanjut, sejumlah masukan dari fraksi DPRD juga telah ditindaklanjuti Pemkab. Di antaranya penyaluran 28 perangkat internet berbasis satelit Starlink untuk sekolah, Puskesmas, serta desa di enam kecamatan, termasuk wilayah hulu Sungai Kayan yang masih blankspot jaringan.
Sementara itu, untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Pemkab menyiapkan anggaran Rp310,4 miliar. Rencananya, alokasi tersebut akan mendapat tambahan Rp131,7 miliar pada Perubahan APBD 2025.(rdk))

















