TANJUNG SELOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot pelaksanaan Program Perluasan Areal Tanam (PAT), langkah ini sebagai upaya strategis memperkuat ketahanan pangan nasional.
Langkah ini mencakup pembukaan lahan baru, pompanisasi, optimalisasi lahan sawah, hingga penanaman padi gogo di berbagai daerah potensial, termasuk di Kaltara.
Kabupaten Bulungan menjadi salah satu wilayah yang menjadi target daripada pengembangan sektor pertanian di Kaltara dan mendapatkan sentuhan langsung oleh pemerintah pusat.
Wilayah ini masuk dalam salah satu wilayah prioritas dalam implementasi PAT, hal itu disampaikan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, beberapa waktu lalu.
Dikatakan, percepatan tanam padi di Bulungan diharapkan dapat mendukung target peningkatan produksi beras nasional hingga 35 juta ton. Melalui optimalisasi lahan, pompanisasi, dan penanaman padi gogo, pemerintah pusat berusaha meningkatkan produktivitas meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
PAT ini sangat penting di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis pangan global. “Dengan memanfaatkan lahan potensial, program ini bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan nasional, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani melalui hasil produksi,” tuturnya.
Kabupaten Bulungan dipilih sebagai prioritas karena memiliki potensi lahan yang cukup luas. Sehingga bisa dikembangkan untuk sektor pertanian, perikanan dan perkebunan.
“Untuk percepatan perlu kolaborasi dengan melibatkan semua pihak,” tegasnya.
Melalui PAT, Kementan berkomitmen untuk memastikan ketahanan pangan nasional dapat terus terjaga meski menghadapi berbagai tantangan global.(rdk)

















