TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan mengapresiasi langkah PT Lamindo Inter Multikon yang aktif mendukung masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya di wilayah Kecamatan Bunyu.
Salah satu bentuk nyata kepedulian perusahaan adalah penyediaan rumah singgah di Kota Tarakan. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pasien dan keluarganya yang dirujuk berobat ke Tarakan, sebagai solusi atas keterbatasan tempat tinggal selama masa pengobatan.
Anggota Komisi II DPRD Bulungan, Sunaryo, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kontribusi tersebut. Menurutnya, kehadiran rumah singgah membawa manfaat besar, terutama bagi warga Kecamatan Bunyu.
“Sebagai perwakilan dari Bunyu, kami sangat menghargai dukungan dari PT Lamindo melalui Program PPM, terutama di sektor kesehatan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan rujukan medis ke Tarakan,” ujar Sunaryo, Rabu (2/7/2025).
Tak hanya fokus pada bidang kesehatan, PT Lamindo Inter Multikon juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur.
Secara terpisah, Deputy General Manager PT Lamindo Inter Multikon, Hamzah Kasim, menyampaikan bahwa penyediaan rumah singgah merupakan salah satu prioritas utama perusahaan dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat. Program tersebut telah berlangsung selama sekitar delapan tahun, dengan pelaksanaan yang melibatkan kerja sama dengan Puskesmas Pulau Bunyu.
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi kami dengan berbagai pihak, khususnya di sektor kesehatan. Rumah singgah ini kami hadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi pendamping pasien asal Bunyu yang menjalani pengobatan di Tarakan,” jelas Hamzah.
Ia menambahkan, kontrak rumah singgah diperpanjang setiap tahun, dan seluruh biaya operasionalnya ditanggung oleh perusahaan.
“Kami mengalokasikan anggaran bersama Puskesmas Pulau Bunyu, yang bertugas memberikan rekomendasi terkait lamanya pasien dan pendamping menetap. Untuk seluruh kebutuhan selama di rumah singgah, sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan,” pungkasnya.(*)

















