TANJUNG SELOR – Harga daging ayam di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, diprediksi akan mengalami kenaikan mulai Sabtu, 10 Mei 2025. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan daging ayam.
Salah seorang pedagang, Lala, mengatakan bahwa harga ayam saat ini masih tergolong normal, yakni sekitar Rp 35.000 per ekor, dan untuk ayam yang sudah dibersihkan bisa mencapai Rp 40.000 atau lebih. Namun, ia mengakui bahwa kenaikan harga bisa terjadi sewaktu-waktu tergantung situasi pasar.
“Harga masih normal, tapi bisa naik kapan saja. Semua tergantung permintaan dan biaya pengiriman,” ujarnya.
Daging ayam yang dijual di pasar ini sebagian besar didatangkan dari Berau, Kalimantan Timur, karena pasokan ayam lokal belum mampu memenuhi kebutuhan harian. “Pasokan dari peternak lokal hanya mampu mencukupi sekitar tiga kali dalam sebulan, sementara kami membutuhkan stok setiap hari,” tambah Lala.
Kondisi ini membuat pedagang sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah, yang otomatis berpengaruh pada harga jual karena turut memperhitungkan ongkos kirim.(ya)

















