TANJUNG SELOR – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Utara kembali ditunjukkan melalui kegiatan Penyampaian Laporan Akhir Kajian Indeks Modal Manusia (IMM) yang digelar Bappeda dan Litbang Provinsi Kalimantan Utara.
Pertemuan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting, acara ini dibuka oleh Plt. Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Dian Suryanata.
Kajian ini merupakan kolaborasi antara Bappeda dan Litbang Kaltara dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui Magister Ekonomika Pembangunan FEB UGM. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menghadirkan analisis berbasis bukti, sehingga upaya peningkatan kualitas SDM dapat dilakukan lebih terarah.
Dalam sambutannya, Dian Suryanata menekankan bahwa IMM bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran komitmen jangka panjang pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda. IMM, menurutnya, mencerminkan sejauh mana anak-anak di Kaltara berpeluang mencapai produktivitas terbaik melalui pendidikan yang layak, layanan kesehatan memadai, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Laporan akhir yang disampaikan UGM memberikan gambaran menyeluruh mengenai posisi Kaltara saat ini, termasuk kesenjangan yang masih harus ditangani serta hambatan struktural yang menghambat peningkatan kualitas SDM. Kajian ini juga memuat rekomendasi intervensi prioritas yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, tidak hanya sebagai dokumen laporan, tetapi sebagai living document yang terus diperbarui sesuai perkembangan.
Acara ini diikuti perangkat daerah terkait, perencana ahli muda Bappeda dan Litbang Kaltara, serta akademisi UGM yang terlibat langsung dalam penyusunan kajian. Di penghujung kegiatan, peserta diberi ruang untuk memberikan masukan dan tanggapan guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan modal manusia di Kalimantan Utara.(*)

















