JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bulungan menjalin kerja sama yang disepakati, Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Tani dan Nelayan Center akan berperan dalam pengembangan riset, inovasi, serta penguatan kapasitas masyarakat di sektor pertanian dan perikanan.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB, Ernan Rustiadi, menilai kolaborasi ini strategis untuk memperluas penerapan praktik pertanian, perkebunan, dan perikanan berkelanjutan di Bulungan.
Sementara itu, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berfokus pada penguatan perlindungan keanekaragaman hayati serta tata kelola lanskap. Ketua Pengurus YKAN, Herlina Hartanto, menekankan pentingnya integrasi aspek konservasi dalam dokumen perencanaan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pengelolaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, pengembangan program pertanian, perkebunan, dan perikanan berkelanjutan, peningkatan potensi ekonomi masyarakat dan budaya, penguatan kelembagaan serta sumber daya manusia, hingga pendokumentasian praktik-praktik baik pada forum ilmiah tingkat lokal, nasional, dan internasional.
Terpisah Bupati Bulungan, Syarwani menambahkan kesepakatan ini berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti melalui perjanjian teknis antar pihak.
“Setiap perangkat daerah dan lembaga terkait akan menjalankan peran sesuai kewenangan masing-masing guna memastikan implementasi program berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan,” tukasnya.
Penandatanganan ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan Kabupaten Bulungan yang berbasis lingkungan serta berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)
















