TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan akhir tahun dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Tana Tidung.
Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari penguatan sistem pengamanan, antisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, kelancaran arus transportasi darat dan sungai, hingga kesiapan layanan kesehatan dan logistik.
Aparat keamanan dari TNI dan Polri menyampaikan kesiapan personel serta rencana pengamanan terpadu, khususnya di rumah ibadah, pusat keramaian, lokasi wisata, serta jalur-jalur rawan kepadatan selama momentum Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, perangkat daerah terkait juga memaparkan langkah-langkah antisipatif untuk menjamin ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di pasaran. Pengawasan distribusi serta pemantauan harga akan diperketat guna mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.
Di sisi lain, sektor kesehatan memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, serta ambulans guna mengantisipasi potensi kondisi darurat selama perayaan.
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antarinstansi merupakan kunci utama agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman, tertib, serta penuh sukacita bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah daerah berharap seluruh pihak dapat menjalankan perannya masing-masing secara maksimal. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, kita dapat menciptakan suasana perayaan yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga toleransi antarumat beragama, saling menghormati, serta turut berperan aktif dalam menciptakan suasana damai dan harmonis selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Pemerintah optimistis, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di Tana Tidung dapat tetap terjaga dengan baik hingga pergantian tahun.(*)

















