TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) telah menyusun skema Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Unggul Garuda Baru pada tahun ajaran 2026–2027.
Skema ini disiapkan untuk menjaring peserta didik berprestasi yang memiliki potensi akademik serta karakter unggul.
Sekolah Unggul Garuda memiliki visi membentuk generasi yang berkarakter, berpikir kritis, serta memiliki daya saing global agar mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan Indonesia.
Selain itu, sekolah ini juga bertujuan melahirkan talenta-talenta unggul yang siap bersaing di tingkat internasional, khususnya pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, mengatakan bahwa tahapan SPMB Sekolah Unggul Garuda Baru akan diawali dengan pengumuman resmi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Tahapan seleksi dimulai pada Januari hingga Februari 2026, diawali dengan pengumuman resmi dan sosialisasi pendaftaran,” ujar Hasanuddin.
Ia menjelaskan, proses pendaftaran serta pengunggahan dokumen administrasi dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama hingga pekan keempat Februari 2026. Setelah itu, calon peserta didik akan mengikuti tahapan seleksi akademik.
“Pada pekan ketiga Maret 2026 akan dilaksanakan tes potensi akademik dan tes akademik yang meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika,” jelasnya.
Selanjutnya, peserta yang lolos tahap tes akademik akan mengikuti wawancara pada minggu keempat Maret 2026. Tahapan berikutnya adalah tes kesehatan yang dijadwalkan pada minggu pertama April 2026.
“Rekapitulasi hasil seleksi sekaligus pengumuman kelulusan akan dilakukan pada minggu pertama Mei 2026,” tambahnya.
Sementara itu, bagi peserta didik yang dinyatakan lulus seleksi akan mengikuti orientasi peserta didik baru yang direncanakan pada minggu ketiga Mei 2026.
“Seluruh tahapan tersebut merupakan rangkaian seleksi SPMB Sekolah Unggul Garuda Baru untuk tahun ajaran 2026–2027,” bebernya.
Kemudian untuk tenaga kependidikan berupa guru. Untuk kepala sekolahnya seleksi di bulan Februari tahun 2026.
“Untuk guru-gurunya dan kepala sekolahnya seleksi di bulan Februari ini,” terangnya.
Mengenai guru memiliki kualifikasi IPK minimal 3,25. Memiliki kecakapan bahasa inggris aktif dengan skor minimal: IELTS 5,5/ TOEFL IBT 51 / PTE Academic 45,4.
Bersih dari NAPZA dan Bersedia tinggal di lingkungan sekolah berasrama. Tata cara pendaftaran, Daftar secara daring melalui sscasn.bkn.go.id.
Buat akun 1 kali saja menggunakan data KTP/KK/e- KTP
Pastikan username & password tersimpan, Pendaftaran dengan lebih dari 1 NIK dinyatakan
gugur.
Setelah selesai cetak Kartu Pendaftaran DOKUMEN YANG WAJIB DIUNGGAH
Melalui sscasn.bkn.go.id, pelamar mengunggah:
• Surat Lamaran bermeterai Rp10.000 (scan berwarna
• Surat Pernvataan bermeterai Rp10.000 (scan
berwarna)
• e-KTP / Surat Keterangan Rekam e-KTP
• Pas foto formal 4×6 (latar biru, terbaru
• Ijazah asli sesuai kualifikasi
• Transkrip nilai asli
• Sertifikat Pendidik
.• Sertifikat Bahasa Inggris (IELTS / TOEFL IBT / PTE
Academic yang masih berlaku.(*)
















