TANJUNG SELOR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta Kabupaten Bulungan menargetkan pendapatan tahunan sebesar Rp 7 miliar setelah diberlakukannya penyesuaian tarif air mulai Juni 2025.
Direktur PDAM Danum Benuanta, Eldiansyah, menyampaikan bahwa target tersebut telah disampaikan kepada Ketua dan anggota Komisi II DPRD Bulungan.
“Setelah adanya penyesuaian tarif air dan pembahasan bersama Komisi II DPRD Bulungan, kami menargetkan pendapatan tahunan mencapai Rp 7 miliar,” ujar Eldiansyah, Selasa (13/5/2025).
Penyesuaian tarif ini akan mulai diberlakukan pada Juni 2025, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mengatur bahwa penyesuaian tarif dilakukan di pertengahan tahun.
“Tarif baru mulai diberlakukan bulan Juni dan akan berlaku untuk pembayaran air pada Juli 2025,” tambahnya.
Selain penyesuaian tarif, PDAM Danum Benuanta juga terus memperluas jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat Bulungan.
“Tahun ini kami menargetkan pemasangan sambungan baru sebanyak 1.200 pelanggan. Saat ini sudah terealisasi 600 pemasangan, dan sisanya akan segera menyusul. Sebagian besar akan terserap untuk jaringan baru di wilayah Pulau Bunyu Selatan yang mencakup sekitar 500 sambungan,” jelas Eldiansyah.
Ia menambahkan, pada Juni mendatang juga akan dilakukan penambahan sambungan baru sebanyak 1.200 titik. Fokus pemasangan akan berada di Desa Gunung Sari Km 12 serta beberapa kawasan di Kota Tanjung Selor.
“Ini sejalan dengan perkembangan kawasan perumahan yang memicu kebutuhan jaringan air bersih baru dari PDAM,” pungkasnya. (*)

















