TANJUNG SELOR – Sebanyak 12 siswa SMP asal Kalimantan Utara berhasil lolos seleksi dan diterima di SMA Unggul Garuda Bulungan. Capaian ini dinilai menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah perbatasan mampu bersaing di tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Gelar Griya (Open House) SMA Unggul Garuda Bulungan, Sabtu (17/10/2026), yang digelar dalam rangka memperingati satu tahun penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda Baru (SUGB).
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Hasanuddin, capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus dorongan bagi pelajar lainnya untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi pada tahun mendatang.
“Saya sangat optimistis, pada seleksi tahun depan, jumlah siswa Kaltara yang lolos akan melonjak pesat,” ujarnya.
Hasanuddin mengatakan, siswa SMP di Kaltara perlu mempersiapkan diri sejak dini, terutama dengan meningkatkan kemampuan akademik di bidang sains dan teknologi (saintek), matematika, serta bahasa Inggris.
Selain kemampuan akademik, pelajar juga perlu mengembangkan pola pikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, dan kedisiplinan.
Menurutnya, sekolah unggulan tidak hanya mencari siswa yang memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga mereka yang mempunyai integritas, daya juang, kedisiplinan, dan rasa ingin tahu yang tinggi.
“Jangan pernah berkecil hati hanya karena kalian berasal dari daerah perbatasan. Anak Kaltara memiliki potensi yang sama besarnya dengan anak-anak di ibu kota,” pesannya.
Ia juga meminta para guru, kepala sekolah, dan jajaran instansi pendidikan di Kaltara mengambil langkah strategis untuk mempersiapkan lebih banyak pelajar daerah agar dapat lolos seleksi SMA Unggul Garuda pada tahun berikutnya.
Menurut Hasanuddin, kehadiran SMA Unggul Garuda Bulungan merupakan bentuk pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang.
Sekolah ini diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan unggulan, tetapi juga menjadi tolok ukur bagi sekolah lain dalam mengembangkan kualitas pembelajaran.
Fasilitas pendidikan, metode pembelajaran modern, serta iklim akademik yang dibangun di SMA Unggul Garuda diharapkan dapat menjadi praktik baik yang turut meningkatkan daya saing pelajar di Kaltara.
Lebih jauh, sekolah ini juga diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui riset terapan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kaltara, lanjut Hasanuddin, berkomitmen mendukung keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan di SMA Unggul Garuda Bulungan.
Ia turut mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam mendukung kemajuan sekolah.
Kegiatan Gelar Griya SMA Unggul Garuda Bulungan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA di Jalan Poros Nasional, RT 15, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, unsur pemerintah daerah, DPRD Bulungan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan guru dan siswa.
Mengusung tema Satu Tahun Sekolah Garuda Melahirkan Talenta Unggul untuk Indonesia, kegiatan ini juga menjadi momentum penyampaian capaian pembangunan dan penyelenggaraan SMA Unggul Garuda Baru serta pengenalan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Acara diisi dengan penampilan seni, termasuk Bulungan Symphony, angklung oleh siswa SMA Garuda, serta bela diri tai chi oleh siswi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan bangunan sekolah.(*)

















