TANJUNG SELOR – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Bulungan, masih menyalurkan dukungan dalam bentuk Jaminan Hidup (Jadup) bagi warga transmigran baru di Kabupaten Bulungan.
Kepala Disnakertrans Bulungan, Hasanuddin melalui kepala bidang penyiapan kawasan dan pembangunan pemukiman transmigrasi, Yohanis Kanan mengatakan bantuan jadup ini bertujuan untuk membantu warga transmigran dalam menopang sedikit kebutuhan mereka dalam urusan kebutuhan setiap hari yang dikhususkan bagi transmigrasi penempatan baru.
“Pemberian jadupnya masih sampai saat ini dan mungkin sisa tiga bulan lagi. Bantuan yang diberikan tentunya non beras seperti dalam urusan ketersediaan lauk pauknya. Seperti indomie, ikan kaleng, kacang-kacangan dan sejenisnya,” kata Yohanis.
Dia bilang kalau bantuan beras itu biasanya yang diberikan dari Distransnaker Kaltara. “Kalau bantuan beras itu kayanya daru Provinsi. Kalau kita diurusan lauk pauknya,” tambahnya.
Warga transmigran yang baru itu ada di SP 10 Tanjung Buka sebanyak kurang lebih 55 Kepala Keluarga (KK) dan itu penempatan di tahun 2025.
“Iya ada sekitar 55 KK dan itu penempatan tahun 2025 di SP 10 Tanjung Buka,” bebernya.
Program jadup itu sendiri hanya berlangsung selama 18 bulan. Sehingga di 2027 akan datang program pelaksanaan jadup itu dihentikan.
“Iya penempatan di tahun 2025 lalu. Sehingga tahun depan mungkin programnya kita tiadakan karena hanya berlaku selama 18 bulan,” tutupnya.(ns)

















