TANJUNG SELOR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-235 Kota Tanjung Selor dan ke-65 Kabupaten Bulungan berlangsung meriah di Kebun Raya Bunda Hayati, Senin (13/10/2025).
Kegiatan diawali dengan upacara pengibaran bendera merah putih dan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Bulungan, Syarwani.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa tema hari jadi tahun ini adalah “Bulungan Berdaulat, Unggul, dan Berkelanjutan.”
“Tema ini mencerminkan tekad dan semangat kita untuk terus bersatu padu, memperkuat sinergi, dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan Bulungan yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Syarwani.
Ia menambahkan, semangat tersebut tidak hanya diwujudkan dalam kebijakan pemerintah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat.
Bupati juga menegaskan bahwa peringatan hari jadi ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan sejarah Bulungan dan Tanjung Selor.
Kota Tanjung Selor dikenal memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan dan peradaban di wilayah utara Kalimantan sejak abad ke-18. Sementara Kabupaten Bulungan yang berdiri sejak tahun 1960 telah melalui berbagai dinamika pembangunan hingga menjadi salah satu daerah strategis di Provinsi Kalimantan Utara.
“Perjalanan panjang ini tentu tidak lepas dari peran besar para pendahulu, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berjuang memajukan daerah ini dari waktu ke waktu,” kata Syarwani.
Pantauan media di lokasi, sejumlah pejabat penting turut hadir menyaksikan berbagai rangkaian acara, termasuk pameran UMKM dan pemotongan tumpeng bersama.
Beragam produk unggulan UMKM hingga pameran budaya ditampilkan di stan yang memikat pengunjung. Menurut Syarwani, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Panggung ini milik teman-teman desa yang memamerkan hasil karya dan produk mereka,” ujarnya.
Selain pelaku UMKM dari desa, kegiatan ini juga melibatkan pengusaha kecil dari wilayah Kota Tanjung Selor.
“Momentum hari jadi ini kita jadikan panggung bersama untuk semua warga Bulungan,” tambahnya.
Syarwani optimistis, perputaran uang dari transaksi selama pameran akan berdampak positif bagi perekonomian daerah.
Sebagai penutup, pembukaan hari jadi Bulungan dan Tanjumg Selor turut dimeriahkan dengan tarian Gerak Sama yang melibatkan berbagai etnis di Bulungan, masing-masing tampil memukau dengan busana dan tradisi adat masing-masing.(rdk)

















