TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang sempat viral di media sosial mengenai kondisi infrastruktur sekolah di wilayah Antal, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati di hadapan anggota DPRD Bulungan saat rapat paripurna beberapa waktu lalu.
“Saya ingin menyampaikan klarifikasi atas sejumlah pemberitaan yang cukup ramai belakangan ini. Khususnya terkait kondisi infrastruktur sekolah di Antal. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi yang ada,” ujar Syarwani.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Pada tahun ini, pembangunan infrastruktur sekolah di wilayah tersebut telah diusulkan dalam anggaran perubahan.
“Kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap,” tambahnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa melalui anggaran murni tahun 2025, Dinas Pendidikan telah mengusulkan pembangunan lapangan yang difungsikan sebagai panggung. Hal ini menyesuaikan dengan kondisi geografis wilayah Antal yang berada di kawasan pesisir.
“Tidak memungkinkan membangun gedung permanen karena kondisi lahan dan lingkungan sekitar. Maka alternatifnya adalah pembangunan lapangan multifungsi yang juga bisa digunakan untuk kegiatan lain,” tegasnya.
Menurut Syarwani, fasilitas tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan oleh siswa, tetapi juga untuk mendukung layanan kesehatan di daerah tersebut. Mengingat lokasinya yang berhadapan langsung dengan tempat tinggal tenaga kesehatan dan puskesmas pembantu (pustu) setempat.
“Ini merupakan klarifikasi resmi saya terkait kondisi sekolah di Antal. Pemerintah daerah tetap memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur pendidikan, termasuk di wilayah pesisir,” pungkasnya.
Ia pun mengajak masyarakat Bulungan untuk tetap percaya bahwa pemerintah terus bekerja secara bertahap memperbaiki fasilitas pendidikan demi masa depan generasi muda.(*)

















