TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara telah mendistribusikan sejumlah alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani di Kaltara.
Bantuan tersebut dimulai dari pupuk subsidi,alat pengering gabah padi, tangki penyemprotan dan sejumlah alat pertanian lainnya, itu bertujuan untuk memberikan peluang kepada petani dalam mendongkrak hasil produksi serta kemudahan dalam menggarap lahan pertanian mereka.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Heri Rudiyono menyampaikan dengan bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan dengan maksimal oleh para petani di Kaltara.
“Harapan kita bantuan yang diberikan oleh pemerintah Kaltara, kepada para petani dan peternak di Kaltara dapat ddigunakan dengan baik, kemudian bantuan ini dikelola dengan maksimal sehingga bantuan ini jadinya nanti dapat menpang peningkatan penghasilan bagi mereka,”ujar Heri Rudiyono bebetapa waktu lalu.
Kepada masyarakat Kaltara, pemerintah menyarankan untuk mengoptimalisasi potensi yang dimiliki tiap desanya masing-masing.
Jika kemudian cocok untuk peternajan, bisa didayagunakan sehingga memiliki nilai manfaat dengan lahan tidur yang ada untuk beternak. Pemerintah akan sedia membantu dan mensuport asalkan niatnya baik untuk meningkatkan taraf ekonomi lewat peternakan.
“Masyarakat Kaltara yang mungkin belum ada pekerjaan tetap, dapat mengharap potensi yang dimiliki dengan cara berkelompok atau bermitra. Bikin kelompok, kemudian pelajari potensi di daerahnya. apa yang menjadi potensi di salah satu daerah untuk meminta dukungan dari pemerintah,”tukasnya.
Ketika bantuan tersebut direalisasikan, pemerintah berharap bantuan tersebut dikelola dengan baik karena peternakan ini menjadi salah satu mata pencaharian bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap.
“Mata pencaharian itu beragam, apakah itu pertanian atau peternakan sapi dan sejenisnya,”tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan pada DPKP Kaltara, Surianto Samuel Taro menambahkan bagi para peternak hewan babi juga dapat meningkatkan produksinya melihat peluang dan kebutuhan pasar saat ini.
“Kita sekarang melihat potensi di KIPI, KIPI ini kan banyak orang luar negeri yang datang dan saya pikir ini menjadi peluang besar bagi para petani untuk menangkap peluang tersebut. Disana itu, (KIPI red) kebutuhan daging sampai puluhan kilo per harinya,”kata dia.
Terhadap para petani ternak diharapkan untuk menangkap peluang tersebut.
“Masyarakat harus menangkap peluang dan kesempatan ini
peternak babi silahkan, dan kehadiran pemerintah untuk membimbing supaya hasil peternakan ini dapat tepat sasaran, tepat guna dan bermanfaat,”ajaknya.
Pemerintah sejauh ini, kata dia telah memberikan sejumlah paket bantuan dalam bentuk barang dan juga ada yang dalam bentuk hibah.
kemudian dalam pengajuan anggaran tersebut terlebih dahulu mengunakan proposal soal rencana kebutuhan biaya dan lainnya. termasuk fokus peternakan apa yang tengah di genjot misalnya kebutuhan daging babi, sapi dan lainnya.(rdk)

















