TANA TIDUNG – Upaya Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam membenahi sektor kesehatan terus digencarkan. Salah satunya ditunjukkan melalui agenda audiensi dan monitoring evaluasi yang digelar pada Jumat (11/4/2025), dipimpin langsung oleh Bupati Ibrahim Ali bersama jajaran dokter spesialis dan Direktur RSUD dr. Akhmad Berahim.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat koordinasi antara pemkab dan pihak rumah sakit dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat. Bupati memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyimak secara langsung masukan, kendala, serta usulan dari para tenaga medis yang sehari-hari menangani pelayanan kesehatan di lapangan.
Dalam pertemuan itu, pihak RSUD dr. Akhmad Berahim memaparkan berbagai perkembangan, mulai dari peningkatan jumlah pasien hingga pengembangan layanan spesialis. Selain itu, juga disampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi, seperti kekurangan tenaga kesehatan, keterbatasan alat medis, dan kebutuhan akan sarana prasarana yang lebih memadai.
Bupati Ibrahim Ali menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas dedikasi para tenaga medis yang terus berjuang memberikan pelayanan terbaik, meski menghadapi banyak keterbatasan. Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah.
“Pemkab berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan, tidak hanya dari segi fisik dan fasilitas, tetapi juga dari sisi sumber daya manusia serta penguatan dukungan anggaran. Masyarakat berhak atas pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang erat dan komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan tenaga kesehatan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif.
Usai audiensi, Bupati Ibrahim Ali melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas di RSUD dr. Akhmad Berahim, seperti ruang rawat inap, IGD, hingga laboratorium. Peninjauan tersebut dilakukan untuk menilai secara langsung kondisi fasilitas serta kebutuhan yang harus segera mendapat perhatian.
Langkah monitoring dan evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan seluruh kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong perbaikan sistem kesehatan yang lebih holistik di Kabupaten Tana Tidung. Dengan kolaborasi yang kuat, Pemkab optimistis mampu membangun sistem layanan kesehatan yang lebih tangguh, responsif, dan berpihak pada masyarakat.(ts)

















