TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus tunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu keamanan pangan, serta kualitas produk UMKM di Bulungan.
Lewat bimtek soal keamanan pangan yang digelar oleh BPOM Tarakan dan Dinkes Bulungan diharapkan dapat meningkatkan kecakapan pengusaha UMKM dalam memasarkan produk daerah yang dihasilkan.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat menyampaikan bimtek penyuluhan pangan itu jadi aspek penting bagi pengusaha UMKM.
“Saya berharap dengan dilakukannya kegiatan bimtek ini setiap pengusaha usaha dapat memahami aturan-aturan dalam keamanan pangan serta mampu proses produksi sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan,” jelasnya.
Diterangkan, Bimtek ini kiranya menjadi media yang baik untuk meningkatkan kapasitas dalam memahami standar peraturan Undang-undang yang berlaku.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Bulungan Imam Sujono menambahkan salah satu syarat untuk mendapatkan perizinan ialah dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh BPOM.
“Lewat sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) kita harapkan pelaku usaha dapat menargetkan hasil produksi mereka semakin luas dengan kemudahan pangsa pasar,” bebernya.
Dia menyinggung soal anggaran yang disupport oleh BPOM untuk keamanan pangan ini yakni sekitar Rp 250 hingga Rp 350 juta.
“Anggarannya bukan untuk kegiatan itu saja, tapi banyak penyuluhan lain dan lokasi yang berbeda-beda,” tuturnya.(via)

















