TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan seluruh wilayahnya bisa terjangkau layanan listrik dari PLN dalam dua tahun ke depan. Komitmen itu ditegaskan Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, usai bertemu dengan jajaran PLN di Kantor Gubernur, Selasa (1/7/2025).
“Roadmap-nya sudah disiapkan. Target kita, semua desa di Kaltara bisa menikmati listrik paling lambat tahun 2026 atau 2027,” ujar Gubernur kepada wartawan.
Selain jaringan PLN, pemerintah juga menyiapkan solusi alternatif bagi desa-desa terpencil melalui program pengadaan listrik tenaga surya. “Kalau belum bisa dijangkau jaringan PLN, akan kita bantu lewat solar cell,” ujarnya.
Pemprov Kaltara sendiri, kata Gubernur, telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendukung pengadaan listrik tenaga surya tersebut. “Dananya ada, meski saya belum tahu persis jumlahnya,” tambahnya.
Terkait akses jalan yang kerap jadi kendala untuk menjangkau wilayah pedalaman, Gubernur memastikan akan ada intervensi lintas instansi, sesuai kewenangan masing-masing.
“Kalau aksesnya lewat jalan nasional, kita akan koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Balai Jalan. Kalau jalan provinsi, tentu akan kita tangani langsung. Sedangkan untuk jalan kabupaten atau kota, kita minta kepala daerah setempat ikut membantu,” jelasnya.
Zainal juga menyampaikan, selama ini pemasangan jaringan listrik PLN di Kaltara relatif minim hambatan. Kalaupun ada, biasanya bisa segera diatasi.
“Contohnya di daerah perbatasan Berau, di Kilometer 57. Ada kendala dengan masyarakat, tapi sudah selesai dengan turun langsungnya Wakil Bupati Bulungan, Kilat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah akan selalu hadir jika terjadi hambatan dalam proses pembangunan infrastruktur kelistrikan.
“Kalau muncul masalah, pemerintah tidak tinggal diam. Kita akan cari solusi terbaik agar proyek tetap berjalan dan masyarakat bisa segera menikmati listrik,” tuturnya.
Saat ini, sekitar 20 persen wilayah di Kaltara masih belum teraliri listrik. Namun Gubernur optimistis, dengan dukungan penuh dari PLN dan pembangunan PLTA Mentarang di Malinau, target elektrifikasi 100 persen dapat tercapai sesuai jadwal.(*)

















