TANJUNG SELOR – Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2025 resmi dimulai pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, dan akan berlangsung hingga 16 Agustus mendatang.
Sebanyak 38 peserta hasil seleksi dari kabupaten dan kota se-Kaltara mengikuti pelatihan intensif tersebut.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kaltara, Jonilius Serah, mengatakan para peserta telah difasilitasi akomodasi selama masa pelatihan, yakni di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor.
“Pelatihan sudah dimulai sejak 1 Agustus. Sebanyak 25 peserta disiapkan untuk formasi inti, sementara 13 lainnya sebagai cadangan,” ujar Jonilius, Jumat (1/8/2025).
Menurutnya, pelibatan unsur TNI dan Polri dalam upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kaltara menjadi pertimbangan dalam penyusunan formasi Paskibraka. Pergantian formasi juga memungkinkan terjadi sesuai kebutuhan di lapangan.
“Cadangan tetap kami siapkan agar semua skenario dapat diantisipasi dengan baik,” jelasnya.
Jonilius juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental peserta dalam menghadapi momen penting tersebut. Ia memastikan pelatihan dilakukan secara maksimal oleh pelatih yang berpengalaman.
“Kami harap para peserta benar-benar siap dan tampil optimal. Saya juga telah berkoordinasi dengan pelatih agar pelatihan berjalan efektif, mengingat mereka sudah memiliki dasar baris-berbaris (PBB),” tambahnya.
Diketahui, peserta Paskibraka provinsi merupakan hasil seleksi dari setiap kabupaten dan kota di Kaltara. Tiga peserta terbaik nantinya akan diusulkan untuk seleksi tingkat nasional.
“Satu pasang terbaik akan mewakili Kaltara di tingkat nasional,” tutup Jonilius. (*)
















