TARAKAN – Dalam upaya berkelanjutan memerangi penyebaran narkoba, Kampung Bebas dari Narkoba di Selumit Pantai Kota Tarakan menjadi simbol nyata dari komitmen bersama antara kepolisian dan masyarakat setempat.
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Hary Sudwijanto, bersinergi dengan Danrem 092/Maharajalila Brigjen. TNI Adek Chandra Kurniawan, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Utara Brigjen Pol. Tatar Nugroho, Walikota Tarakan Dr. Bustan, Danlantamal Kaltara Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, melangsungkan kunjungan lapangan.
Hal itu disampaikan sebagai langkah kongkrit dalam inisiatif anti narkotika yang sedang berkembang di wilayah Kaltara, khususnya Kota Tarakan.
Selumit Pantai telah menjadi perhatian khusus karena disinyalir sebagai pusat peredaran Narkoba, dengan adanya laporan beberapa kali menemukan warga yang terlibat dalam jual beli Narkoba.
Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengungkap dan memberantas peredaran Narkoba di kawasan tersebut.
“Ini merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah meningkatnya korban narkoba,” ujar Kapolda Kaltara, Irjen Pol Hary Sudwijanto, belum lama ini.
Langkah ini dilakukan, sekaligus menggambarkan peran vital yang dimainkannya dalam merealisasikan visi sehat dan sejahtera bagi Masyarakat.
Tak hanya itu, dukungan Danrem terhadap anti narkoba juga tidak kalah pentingnya, di mana mereka berperan dalam mendisiplinkan dan menyediakan sumber daya memadai untuk memastikan program ini berjalan lancar.
“Kita harus bergandengan tangan melawan narkoba,” kata Danrem.
Karena ini akan mencerminkan solidaritas serta dukungan yang selaras dengan tujuan Kapolda.
Upaya Kepala BNN Kaltara dalam pengawasan obat terlarang juga mendapat sorotan, menegaskan pentingnya kerjasama yang sinergis antar lembaga pemerintahan dalam melawan bahaya narkoba.
“Pengawasan ketat dan kerja sama yang baik adalah kunci keberhasilan dari program ini,” jelas Kepala BNN Kaltara.
Dalam penekanannya terhadap kerja sama strategis yang sedang dijalankan. Di sisi lain, pencegahan penyalahgunaan zat adiktif Kota Tarakan mendapatkan penguatan lewat edukasi dan sosialisasi yang berkala kepada masyarakat.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang risiko dan akibat yang dapat ditimbulkan oleh narkoba.(*)
















