TANJUNG SELOR – Ketua komisi 1 DPRD Kaltara, Alimuddin mengungkapkan sejumlah kendala jaringan telekomunikasi dan internet di Bulungan. Hal itu disampaikan usai melangsungkan RDP dengan jajaran Telkomsel Kalimantan beberapa hari lalu.
Kata Alimuddin, ada beberapa kendala yang mereka sampaikan yang mengakibatkan jaringan mengalami sendat bahkan cendrung lemot di sejumlah wilayah di Bulungan.
“Pertama mereka sampaikan kemarin ada faktor kabel. Pasalnya, kabel yang terpasang daya tahanya tidak kuat lagi sehingga mengakibatkan terputus dan jaringan ikut terhambat,” jelas Alimuddin.
Kemudian, faktor cuaca hingga hewan liar. Pasalnya, sejumlah titik kabel yang terpasang oleh telkomsel putus gegara digigit hewan, pohon tumbang dan lain sebagainya.
“Jadi saya bilang itu bahasa yang disampaikan itu bahasa yang tidak masuk di akal. Harusnya, persoalan teknis semacam ini segera ditangani dengan cepat sebelum menimbulkan ganguan lebih luas dan berdampak bagi masyarakat,” ucap Alimuddin.
Kemudian pihak telkkomsel mengklaim bahwa kondisi kekuatan signal di Bulungan tidak dibarengi dengan jumlah populasi penduduk. Sehingga, membuat penguna layanan telkomsel ini mengeluhkan kondisi jaringan yang sulit untuk sekedar online.
“Mereka tahu dan menyimpan data untuk mengukur kekuatan signal di Kabupaten Bulungan dengan jumlah penduduk 70 ribu jiwa. Data terdahulu ini kemumgkinan tidak terupdate melihat populasi pendududuk di Bulungan yang semakin meningkat,” bebernya.
Oleh karena itu, DPRD Kaltara telah memberikan tenggat waktu kurang lebih 45 hari sejak dilangsungkan RDP pada Juli lalu yang diproyeksikan sampai dengan September 2026.
“Sampai saat ini kita belum menerima laporan perkembangan dari mereka,” tutup Alimuddin.(*)

















