TANJUNG SELOR – Implementasi program Integrated Area Development (IAD) lanscap kayan di Kabupaten Bulungan masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu dibenahi secara bersama-sama.
Penguatan koordinasi antarpihak serta keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan program ini dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan pelaksanaan IAD yang telah berjalan selama ini masih membutuhkan sejumlah penyempurnaan.
Menurutnya, berbagai aspek dalam pelaksanaan program perlu diperkuat, khususnya dalam hal koordinasi serta pelibatan masyarakat secara lebih luas.
“Termasuk memaksimalkan fungsi koordinasi, keterlibatan masyarakat dalam arti luas. Baik itu melalui kelompok perhutanan sosial maupun di luar kawasan perhutanan sosial. Dan hal ini diperlukan kolaborasi dan sinergi, termasuk juga kita menggandeng melalui konsep Mitra Bulungan Berdaulat,” ucap Syarwani.
Ia menjelaskan, keberhasilan program IAD tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, ruang kolaborasi perlu terus dibuka agar setiap pihak yang memiliki komitmen dan konsep yang sejalan dapat ikut berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program ini.
Syarwani menegaskan, Pemkab Bulungan akan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para mitra yang memiliki komitmen untuk terlibat dalam pengembangan IAD. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program sekaligus mempercepat pencapaian tujuan pembangunan yang telah dirancang.
“Kita akan memberi ruang akses kepada beberapa mitra yang memiliki komitmen dan konsep yang sama dalam implementasi IAD yang ada di Bulungan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut penyempurnaan terhadap pelaksanaan program menjadi hal penting agar IAD tidak hanya berhenti pada konsep maupun perencanaan. Pemerintah daerah ingin memastikan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah sasaran.
“Tentu bagian-bagian penyempurnaan ini akan menjadi sangat penting, sehingga kita ingin memastikan bahwa program IAD ini benar-benar hadir langsung di masyarakat,” kata Syarwani.
Menurutnya, keberadaan program IAD di Bulungan diharapkan mampu mendorong pembangunan yang terintegrasi dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang semakin kuat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap pengembangan potensi wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin program ini langsung hadir di 18 desa yang terbagi di empat kecamatan yang mempunyai konsep yang sama dalam program Lanskap Kayan,” tandasnya.(ns)

















