TANJUNG SELOR – Turnamen Voli NTT Cup IV 2026 resmi berakhir. Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, menutup langsung rangkaian pertandingan yang berlangsung di Desa Jelarai Dusun Srimulya KM 2, Sabtu (3/10/2026) malam.
Penutupan turnamen turut disaksikan unsur Forkopimda Bulungan dan warga yang hadir. Sebelum seremoni penutupan, penonton terlebih dahulu menyaksikan laga final putra antara Tirosa versus Adonara.
Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Adonara lebih dulu mengamankan set pembuka, sebelum Tirosa menyamakan kedudukan pada set kedua.
Persaingan kembali terjadi pada set berikutnya. Adonara mampu mengambil alih permainan pada set ketiga dan keempat hingga akhirnya keluar sebagai juara pada kategori putra.
Sementara itu, pada final putri, Adonara juga berhasil meraih kemenangan. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Adonara mempertahankan gelar juara pertama selama empat penyelenggaraan NTT Cup secara berturut-turut.
Ketua KKB NTT Bulungan, Serfus Yanto, mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang pertemuan dan silaturahmi bagi warga NTT yang berada di Bulungan.
Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan warga NTT, tanpa melihat perbedaan latar belakang.
“Lewat turnamen ini kita merajut semangat persatuan, kekompakan dan kebersamaan tanpa memandang latar belakang masing-masing. Karena kita semua bersaudara,” kata Yanto.
Ia berharap NTT Cup dapat terus dilaksanakan sebagai agenda rutin setiap tahun. Terlebih, masa kepengurusannya akan berakhir pada Desember mendatang sehingga ia mengajak warga NTT untuk ikut terlibat dalam proses pemilihan ketua dan kepengurusan berikutnya.
“Silahkan mendaftarkan diri di sub suku masing-masing. Menjadi pengurus itu enak dan saya berharap kita semua dapat berpartisipasi. Tentu, ada syarat dan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yanto juga mengingatkan warga NTT yang hendak merantau ke Kalimantan, khususnya Bulungan, agar membawa dan melengkapi identitas kependudukan masing-masing.
Menurutnya, kelengkapan administrasi kependudukan penting untuk memudahkan pengurus maupun keluarga melakukan pendataan apabila terjadi persoalan selama berada di tanah rantau.
“Ini yang kami alami setiap tahun. Ketika ada yang sakit bahkan berurusan dengan hukum mereka tidak mempunyai identitas kependudukan. Dan ini menyulitkan kami sebagai pengurus,” bebernya.
Ia menegaskan persoalan ini hanya terjadi pada sebagian orang dan tidak menggambarkan seluruh warga NTT. Karena itu, ia meminta setiap warga yang hendak merantau memastikan data diri telah lengkap.
Selain itu, Yanto mengajak seluruh warga NTT yang berada di Bulungan untuk terus menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan di Bumi Tenguyun.
Sementara itu, Ketua DPRD Bulungan Riyanto memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan NTT Cup IV 2026. Ia menilai turnamen voli IV NTT CUP 2026, memiliki nilai positif karena tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama warga NTT dan masyarakat lainnya di Bulungan.
“Saya sangat mengapresiasi panitia dan warga NTT yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini. Saya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah silaturahmi dan komunikasi warga NTT dan warga sub suku lainnya di Bulungan,” bebernya.
Riyanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan warga NTT, khususnya yang berada di Desa Jelarai maupun Kabupaten Bulungan secara umum.
“Jadi, kami sangat mengapresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia maupun seluruh warga NTT yang ada di Desa Jelarai dan khususnya, dan juga di Kabupaten Bulungan pada umumnya,” kata Riyanto.
Terkait kebutuhan fasilitas dan sarana prasarana olahraga, Riyanto mendorong panitia maupun pemerintah desa menyampaikan usulan secara resmi melalui proposal kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan.
“Iya saya kira itu dibuatkan proposal saja,” ujarnya.
Ia juga membuka peluang agar turnamen serupa dapat digelar secara bergiliran di wilayah lain. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini penting untuk membangun kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.
“Olahraga ini penting. Selain dapat kebersamaan juga dapat sehatnya. Saya sangat mengapresiasi adanya turnamen ini,” tandasnya.(ns)

















