TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar apel gabungan ASN di Lapangan Agathis, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto.
Dalam arahannya, Denny memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan aparatur sipil negara yang dinilai terus menunjukkan dedikasi dalam mendukung jalannya pemerintahan serta pembangunan daerah.
Menurutnya, sejumlah capaian yang diperoleh Pemprov Kaltara selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD dan ASN di lingkungan pemerintah provinsi.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang terus bekerja dan memberikan kontribusi terbaik untuk Kalimantan Utara,” ucapnya.
Ia menyebutkan, salah satu prestasi yang berhasil diraih yakni penghargaan sebagai pemerintah provinsi dengan persentase transaksi belanja produk Usaha Mikro Kecil (UMK) terbesar tahun 2025 pada ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026.
Tak hanya itu, Kaltara juga mendapat penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam menurunkan angka pengangguran di wilayah Kalimantan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Atas capaian tersebut, pemerintah pusat memberikan insentif fiskal senilai Rp3 miliar.
Selain menyampaikan apresiasi, Denny turut menekankan pentingnya penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI setelah pelaksanaan exit meeting.
Ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian berbagai rekomendasi yang masih dalam proses.
“Hal-hal yang masih menjadi tindak lanjut agar segera diselesaikan secara maksimal,” katanya.
Untuk mendukung proses tersebut, Inspektorat Provinsi Kaltara disebut akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi kepada perangkat daerah terkait.
Di akhir sambutannya, Denny juga mengingatkan ASN agar bijak menggunakan media sosial serta tetap menjaga semangat kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jaga kesehatan, tetap semangat bekerja, dan terus tingkatkan pelayanan publik,” pungkasnya.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 kepada UPT Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh kepala UPT terkait.(*)

















