TANJUNG SELOR – Seorang remaja putri berusia 16 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Giram Pendek, RT 03 Desa Paru Abang, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Korban diketahui berinisial I, warga RT 003 Desa Kelembunan, Kecamatan Sekatak. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh saksi berinisial DY (14), yang merupakan teman korban.
Berdasarkan keterangan saksi, awalnya korban mendatangi rumah saksi untuk mengajak mandi di Sungai Giram Pendek. Keduanya kemudian berboncengan menggunakan sepeda motor menuju lokasi. Sesampainya di sungai, korban langsung mandi, sementara saksi berendam di pinggir sungai.
Namun, saat saksi hendak mengajak korban pulang, korban sudah tidak terlihat di lokasi. Saksi sempat melakukan pencarian, tetapi korban tidak ditemukan, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada orang tua saksi.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui PS IPDM Sihumas Aipda Hadi Purnomo menyampaikan saat peristiwa terjadi, kondisi air sungai diketahui dalam keadaan surut, namun arus cukup deras.
“Korban terakhir kali terlihat mengenakan celana panjang kain polos warna coklat dan kaos oblong warna oranye kuning, seperti dikutip dari keterangan saksi,” ucapnya.
Upaya pencarian dilakukan oleh aparat gabungan bersama masyarakat, yang terdiri dari personel Polsek Sekatak, Koramil Sekatak, serta warga Desa Paru Abang. Pencarian dilakukan menggunakan perahu kerinting dan peralatan seadanya.
Sekitar pukul 06.30 WITA pada Kamis (5/2/2026), korban akhirnya ditemukan oleh warga yang ikut melakukan pencarian, tidak jauh dari lokasi awal korban mandi.
Setelah ditemukan, jenazah korban dibawa ke kediamannya di RT 02 Desa Kelembunan. Atas permintaan keluarga, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan Sekatak untuk dilakukan visum sekitar pukul 08.00 WITA.
Pihak berwenang telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada kondisi arus yang deras meskipun permukaan air terlihat surut.(*)

















