TANJUNG SELOR – Konferensi ke-XXXVI Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Kayan Hilir resmi dibuka di Gedung Gereja GKII, Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 5.000 peserta dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, serta perwakilan jemaat GKII dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulungan.
Hadir dalam pembukaan di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, Wakil Bupati Bulungan Kilat, Ketua DPRD Bulungan Riynto, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pimpinan dan pengurus GKII.
Sebelum menghadiri acara pembukaan, rombongan Wakil Gubernur Kalimantan Utara dan Wakil Bupati Bulungan tiba di Desa Long Beluah dan disambut masyarakat dengan arak-arakan menggunakan perahu menuju lokasi kegiatan.
Konferensi GKII Daerah Kayan Hilir tahun ini mengusung tema “Bertumbuh Bersama” yang diambil dari Efesus 4:15-16. Tema tersebut menjadi landasan dalam memperkuat pelayanan dan kebersamaan jemaat untuk lima tahun ke depan.
Selain ibadah dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), rangkaian konferensi juga diisi rapat paripurna, rapat pleno, rapat komisi, penyusunan program kerja GKII Daerah Kayan Hilir periode 2026–2031, hingga pemilihan Ketua GKII Daerah Kayan Hilir untuk masa bakti 2026–2031.
Konferensi ini juga bertujuan mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, menetapkan kebijakan organisasi lima tahun mendatang, mengesahkan kepengurusan baru, serta membahas berbagai isu strategis yang dihadapi jemaat GKII di wilayah Kayan Hilir.
Peserta konferensi berasal dari 58 jemaat yang berada di delapan kecamatan di Kabupaten Bulungan. Mereka terdiri atas unsur Badan Pengurus Wilayah GKII Kalimantan Utara, Badan Pengurus Daerah GKII Kayan Hilir, para gembala, asisten, Badan Pengurus Jemaat (BPJ), guru, yayasan, hingga peserta berbagai perlombaan seperti paduan suara, vokal grup, hafalan ayat, musik tradisional, dan lomba perahu dayung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, konferensi berlangsung selama enam hari, mulai 6 hingga 11 Juli 2026. Agenda tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai forum tertinggi organisasi GKII Daerah Kayan Hilir.
Usai pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan perahu dayung yang dilepas oleh Wakil Bupati Bulungan.
Sementara itu, pengamanan kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tanjung Palas Barat Iptu Roger Marpaung bersama 11 personel Polsek Tanjung Palas Barat yang dibantu 12 personel Linmas Desa Long Beluah.
Polisi ikut serta mengawal pengamanan acara hingga semua berjalan aman dan lancar.(*)

















