TANJUNG SELOR – Kegiatan pembukaan Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Tanjung Palas Barat tahun 2026 berlangsung lancar dan tertib, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Mara Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Barat, dan diikuti oleh delapan sekolah dasar dari wilayah setempat.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui PS Sihumas Aipda Hadi Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan berjalan aman tanpa adanya gangguan berarti.
“Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan dengan aman dan tertib. Personel juga melakukan monitoring untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, Camat Tanjung Palas Barat Zakaria Serah, unsur TNI-Polri, kepala desa, serta para guru dan panitia kegiatan.
Acara diawali dengan pembukaan, doa, serta sambutan dari panitia dan unsur pemerintah. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan tari jepen sebagai bentuk pelestarian budaya daerah.
Adapun cabang yang diperlombakan dalam kegiatan tersebut meliputi bidang olahraga, seni, dan budaya. Untuk O2SN, cabang yang dilombakan antara lain bulutangkis dan atletik. Sementara FLS3N mencakup kesenian dan tari gerak, serta PKD menampilkan permainan tradisional seperti engrang, gasing, dan mengumpat.
Selain itu, turut digelar kegiatan olahraga tambahan seperti mini soccer dan bola voli sebagai sarana penyaluran bakat siswa.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2026, dan merupakan agenda tahunan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Penilaian dilakukan oleh para guru olahraga dari seluruh SD di Kecamatan Tanjung Palas Barat. Siswa yang berprestasi nantinya akan mewakili kecamatan untuk mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Bulungan.
Adapun peserta yang mengikuti seleksi berasal dari siswa kelas 4 hingga kelas 6 SD.
“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi baik di bidang olahraga, seni, maupun budaya,” tutupnya.(*)

















