TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor yang akan diperingati pada Oktober 2025 mendatang.
Salah satu titik fokus utama adalah penataan dan pembangunan kawasan Kebun Raya Bunda Hayati, yang ditetapkan sebagai pusat pelaksanaan kegiatan perayaan tahunan tersebut.
Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara peringatan hari jadi akan dipusatkan di Kebun Raya Bunda Hayati, yang berlokasi di Jalan Sengkawit, Tanjung Selor. Kawasan tersebut tengah dikembangkan secara intensif untuk menjadi ruang terbuka hijau multifungsi, yang tidak hanya indah dan asri, tetapi juga representatif untuk berbagai kegiatan publik.
“Iya, karena nantinya akan ada beberapa kegiatan utama yang menjadi perhatian, salah satunya adalah pelatihan dan penampilan tarian massal ‘Gerak Sama’ yang akan diikuti oleh sekitar 500 aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh OPD di Bulungan,” ujar Syarwani kepada wartawan usai melakukan peninjauan lokasi, Selasa (29/7/2025).
Selain persiapan untuk pertunjukan budaya, pemerintah daerah juga menyiapkan panggung acara dan area perparkiran yang akan difungsikan sebagai lokasi stan pameran. Pameran tersebut menargetkan partisipasi dari 74 desa di 10 kecamatan se-Kabupaten Bulungan sebagai peserta prioritas.
“Mereka yang berasal dari desa-desa kita prioritaskan untuk tampil dan memamerkan potensi lokalnya,” tegasnya.
Tak hanya desa-desa, partisipasi juga akan melibatkan pelaku UMKM, perbankan, pelaku usaha swasta, dan instansi pemerintah, yang turut membuka stan dalam gelaran pameran pembangunan dan ekonomi kreatif di area Kebun Raya.
Terkait progres pembangunan fisik di kawasan tersebut, Bupati Syarwani menjelaskan bahwa pengerjaan sejumlah fasilitas berjalan cukup baik dan sesuai dengan tahapan perencanaan. Tahun ini, pembangunan yang menjadi prioritas meliputi pengaspalan jalur utama, pemasangan paving block, serta penataan taman Adhyaksa.
“Untuk progres fisik secara teknis, saya tidak bisa menyampaikan secara detail. Tapi teman-teman dari Dinas PUPR Bulungan tentu memiliki data lengkapnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini juga tengah dibangun satu unit gedung khusus untuk pusat informasi dan kantor pengelola kawasan Kebun Raya. Gedung tersebut akan difungsikan oleh unit pelaksana teknis (UPT) di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan, yang telah resmi ditunjuk untuk mengelola kelembagaan Kebun Raya Bunda Hayati.
Bupati optimistis bahwa seluruh pekerjaan yang tengah berlangsung, terutama pengaspalan dan paving block, akan rampung sebelum pelaksanaan Irau, yaitu perayaan hari jadi Bulungan dan Tanjung Selor yang menjadi agenda budaya tahunan.
“Insyaallah, semua akan selesai tepat waktu dan Kebun Raya ini akan menjadi lokasi yang representatif untuk pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten Bulungan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pembangunan dan penataan kawasan Kebun Raya Bunda Hayati pada tahun 2025 ini didukung anggaran sebesar Rp 30 miliar, yang dialokasikan melalui Dinas PUPR Bulungan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai item pekerjaan fisik dan non-fisik demi terwujudnya kawasan publik yang nyaman, hijau, dan multifungsi.(*)

















