TANJUNG SELOR -Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) di kabupaten Bulungan telah dilangsungkan beberapa waktu lalu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan. Dari 12 Puskesmas yang dilakukan penilaian, 5 di antaranya menjadi catatan oleh Dinkes Bulungan guna dilakukan pendampingan lebih lanjut. Hal itu dikarenakan minimnya jaringan internet dalam menopang pelayanan kepada masyarakat.
Lima Puskesmas itu tersebar di Kabupaten Bulungan, yakni di Desa Long Bia, Long Bang, Bayangkara, Bunyu dan Sekatak. Salah satu standar layanan puskesmas dalam mendeteksi pasien yang sakit menggunakan alat Rekam Medis Elektronik (RME), sementara pada wilayah dengan akses jaringan terbatas alat ini tidak bisa digunakan. Kemudian, dalam hal kehadiran pegawai puskesmas sejumlah wilayah dengan akses jaringan internet terbatas terpaksa menggunakan absensi manual yakni tulis tangan.
Hal ini kemudian sulit dikontrol karena berkaitan dengan kejujuran setiap orang. Menanggapi itu, Ketua Komisi 1 DPRD Bulungan, Rozana Bin Serang mengatakan mesti ada formula baru yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menjawab persoalan itu. Ia sadari, masih ada wilayah dengan kategori blankspot di Bulungan dan itu perlu penanganan lebih lanjut oleh pemerintah.
“Kita mendorong di wilayah tersebut dimaksimalkan layanan yang diberikan oleh pemerintah. Salah satunya dengan menghadirkan layanan berbasis internet lewat star link , sebagai langkah awal kita menyarankan itu,” tukasnya.
Apalagi, lanjut Rozana Starlink dirancang untuk memberikan kecepatan internet yang sebanding dengan layanan kabel, bahkan di lokasi yang sulit dijangkau. Harapannya ini bisa menjadi solusi atas persoalan tersebut.(*)

















