TANJUNG SELOR – Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Jalan Jelarai Raya, tepatnya di sekitar Tugu Lemlai Suri, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat (30/1/2026) malam.
Sedikitnya 11 unit bangunan berupa warung, kios, bengkel hingga rumah kontrakan ludes terbakar. Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui PS Kasubsi PIDM Sihumas Aipda Hadi Purnomo menyampaikan, dugaan sementara kebakaran berasal dari aktivitas penyalinan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di salah satu kios yang berada di garasi parkiran warung sembako.
“Akibat kejadian tersebut, sebanyak 11 unit bangunan yang terdiri dari warung sembako, depot air galon, bengkel, hingga rumah kontrakan habis terbakar,” ujar Aipda Hadi Purnomo.
Salah satu saksi mata, Ehud Fernandus, mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Saat itu dirinya sedang melakukan perbaikan telepon genggam di konter miliknya, ketika tiba-tiba muncul garis api di bagian depan konter.
“Api sempat dipadamkan menggunakan pasir. Namun setelah itu diketahui api juga muncul di warung sembako dan tempat penjualan BBM milik Ibu Hasriani,” ungkapnya.
Ia menambahkan, api berada di samping garasi parkiran mobil milik Hasriani. Secara tiba-tiba, sebuah mobil jenis Hilux keluar dari garasi dalam kondisi api masih menyala di bagian samping tangki.
“Mobil tersebut dikemudikan oleh Muhammad Dong. Saat mobil melaju meninggalkan warung, tangki BBM masih terbuka sehingga api terlihat membentuk garis di sepanjang aspal jalan,” jelas Ehud.
Melihat kondisi tersebut, ia langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar. Pemilik Toko 77 kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
Saksi lainnya, Asriani, mengatakan bahwa dirinya juga melihat api berasal dari samping rumah milik Wiwi. Ia sempat berusaha membantu memadamkan api dengan menyiram menggunakan air.
“Saya juga sempat menyuruh Muhammad Dong untuk menyelamatkan mobil Hilux yang terparkir di depan lokasi. Namun api justru menyambar mobil tersebut dan minyak tumpah ke aspal,” ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran bersama personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta dibantu masyarakat sekitar berjibaku memadamkan api. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.40 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun total kerugian yang dialami oleh 11 pemilik bangunan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Berikut daftar pemilik warung, kios, dan bangunan yang terdampak kebakaran berdasarkan data Polresta Bulungan:
• Alif – Warung sembako
• Wiwi – Penjual kapurung
• Hasriani – Warung dan penjual BBM
• Murni – Toko laundry
• Jamal – Rumah kontrakan
• Suhardi – Penjahit
• Ehud – Konter handphone
• Heri – Depot air galon
• Nuriady – Bengkel motor dan mobil
• Rumah kosong
• Penjual kue. (*)

















