TANJUNG SELOR – Momentum hari lahir Bung Karno diperingati DPC PDI Perjuangan (PDIP) Bulungan, Kalimantan Utara, dengan menggelar berbagai kegiatan yang dipusatkan di Tanjung Selor, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan instruksi dari DPP PDIP yang wajib dilaksanakan di setiap daerah di Indonesia. Salah satu instruksi yang dijalankan dalam momentum Bulan Bung Karno adalah gerakan menanam bahan pangan pengganti nasi.
DPC PDIP Bulungan merangkai kegiatan tersebut dengan doa bersama, dilanjutkan pemotongan tumpeng, penanaman pohon, serta menanam berbagai jenis umbi-umbian sebagai bahan pangan alternatif pengganti nasi.
Rangkaian kegiatan dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Bulungan Markus Juk, didampingi Sekretaris, Halim Perdana Kusuma dan Bendahara Rozana Bin Serang. Kegiatan ini juga diikuti para pengurus anak cabang (PAC) hingga masyarakat setempat.
Kepada wartawan, Markus Juk mengatakan kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang rutin digelar setiap tahun.
“Dan kami di Bulungan ikut berpartisipasi. Perayaan haul yang ke-125 tahun. Dan ini kami rayakan setiap tahun,” ujar Markus Juk.
Sebagai kader PDIP, Markus mengaku bangga karena dalam diri setiap kader tertanam semangat perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa, khususnya Proklamator Kemerdekaan RI, Bung Karno.
“Dan kami merasa bangga juga atas peran serta anak sang Proklamator Bung Karno, yakni Ibu Megawati Soekarnoputri yang pernah menjabat sebagai Presiden kelima Republik Indonesia,” katanya.
Menurut Markus, sosok Megawati menjadi panutan bagi seluruh kader PDIP di Indonesia.
“Beliau juga menjadi idola kami, anak sang Proklamator Bangsa Indonesia. Dan beliau menjadi panutan kami kader-kadernya di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Markus Juk mengajak seluruh kader PDIP Bulungan untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat akar rumput atau wong cilik.
Menurutnya, semangat perjuangan Bung Karno harus diwujudkan melalui keberpihakan kepada masyarakat kecil serta kehadiran partai dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.(*)















