MANADO – Bupati Bulungan, Syarwani, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Apkasi.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2025, berpusat di Hotel Sentra Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Munas VI Apkasi menjadi momen penting bagi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia. Selain memilih Ketua Umum Apkasi masa bakti 2025–2030, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membahas isu-isu penting terkait pembangunan daerah.
Beberapa isu krusial yang dibahas dalam Munas kali ini antara lain wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD, revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta pengelolaan Transfer Keuangan ke Daerah dan Desa (TKDD).
Selain itu, Munas juga membahas strategi alternatif pembiayaan daerah, menyusul efisiensi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), serta pengembangan potensi perdagangan karbon (carbon trading) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
Sejak berdiri pada 30 Mei 2000, Apkasi telah menjadi wadah perjuangan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam perjalanannya, Apkasi telah menjelma menjadi organisasi yang berpengaruh, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan mengusung tema “25 Tahun Apkasi, 80 Tahun Indonesia, Bersatu Padu Membangun Persada”, peringatan ini menegaskan komitmen Apkasi untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan dukungan penuh terhadap Munas VI Apkasi sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan di daerah. “Partisipasi dalam Munas Apkasi sangat penting untuk menjadikan Kabupaten Bulungan sebagai daerah yang maju, memiliki daya saing, dan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Syarwani.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kepada sejumlah media nasional tentang berbagai peluang investasi yang tersedia di Kabupaten Bulungan, khususnya terkait Proyek Strategis Nasional.
Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan semangat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(*)

















