NUNUKAN– Sinergi antara TNI dan masyarakat perbatasan kembali terjalin kuat di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonzipur 8/SMG Pos Krayan Lembudud bersama warga Desa Lembudud dan Long Tunggul bergotong royong memperbaiki Jembatan Long Ayeh yang sempat mengalami kerusakan, Minggu (13/4/2025).
Jembatan Long Ayeh memiliki peran vital sebagai jalur penghubung antara Desa Long Bawan dan Desa Long Layu. Kerusakan pada jembatan ini sempat menghambat aktivitas harian warga, terutama dalam hal transportasi barang dan mobilitas masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.
Kegiatan kerja bakti dimulai sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WITA, melibatkan berbagai elemen masyarakat. Selain para personel TNI, turut hadir tokoh adat, kepala desa, ketua RT, gembala gereja, serta unsur pemerintah desa lainnya. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan kekompakan serta semangat kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat perbatasan.
Komandan Pos (Danpos) Lembudud, Letda Czi Ida Bagus Putu Adikusuma, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat. Jembatan ini adalah akses utama, maka kami bersama warga berinisiatif memperbaikinya secara bergotong royong,” ujarnya.
Berkat semangat kerja sama dan kebersamaan, proses perbaikan jembatan berjalan lancar. Kini, jalur penghubung antar desa tersebut kembali dapat dilalui warga dengan aman dan nyaman, memberi dampak positif terhadap aktivitas sosial maupun ekonomi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya bersifat militer, tetapi juga membawa kontribusi besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ts)

















