TANJUNG SELOR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) merilis hasil pelaksanaan Operasi Patuh Kayan 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, di seluruh wilayah hukum Polda Kaltara.
Meski operasi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas, data menunjukkan belum ada perubahan signifikan dari sisi kepatuhan. Pelanggaran Lalu Lintas Naik Tajam, Ditlantas mencatat sebanyak 1.109 perkara pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung, terdiri dari 11 pelanggaran tilang ETLE dan 1.098 pelanggaran non-ETLE. Angka ini naik 72,40 persen dibanding Operasi Patuh Kayan 2024.
Sementara itu, jumlah teguran tercatat 493 perkara atau turun sekitar 46 persen dari tahun sebelumnya. Polres Malinau menjadi yang tertinggi dalam penindakan, dengan 262 perkara. Kemudian ecelakaan Lalu Lintas Justru Menurun, Meski pelanggaran meningkat, kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) justru mengalami penurunan sebesar 36 persen dibanding tahun lalu. Tercatat 7 kejadian laka lantas selama operasi, dengan 13 korban: 1 meninggal dunia, 8 luka berat, dan 4 luka ringan. Namun, kerugian materiil mengalami kenaikan hingga 37,95 persen. Kabupaten Malinau tercatat sebagai wilayah dengan kecelakaan tertinggi, yakni tiga kejadian.
Sementara itu, Ribuan Kegiatan Pengamanan dan Edukasi, Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, ribuan kegiatan pengamanan digelar: 2.277 pengaturan arus, 1.089 penjagaan, 111 pengawalan, dan 1.341 patroli.
Operasi ini juga menonjolkan pendekatan edukatif melalui kegiatan seperti Polantas Menyapa, dialog dengan komunitas ojek dan supir angkutan, serta penyuluhan keselamatan berkendara. Total ada 124 kegiatan bimbingan lalu lintas, 1.130 penyuluhan, dan penyebaran 1.992 pamflet. Kepolisian Komitmen Berkelanjutan Dirlantas Polda Kaltara, Kombes Pol. Mohamad Syarhan, menegaskan bahwa meski Operasi Patuh Kayan 2025 telah berakhir, penegakan hukum dan edukasi akan terus dilakukan demi menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Utara.(*)

















