TANJUNG SELOR – Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan SMA Unggul Garuda Provinsi Kalimantan Utara digelar di Lamin Adat Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut berlangsung aman dan tertib dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, akademisi, tokoh masyarakat hingga organisasi masyarakat sipil.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Amdal Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Lukman Hakim, Camat Tanjung Selor, perwakilan Kapolresta Bulungan Iptu Bernard FP Siregar, perwakilan Dandim 0903/Bulungan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten, perwakilan kepala sekolah SMA se-Kabupaten Bulungan, tokoh masyarakat, LSM bidang pendidikan dan lingkungan, serta tim Amdal Universitas Yogyakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga sambutan dari sejumlah pihak terkait.
Dalam paparannya, Ketua Tim Amdal UNY, Lukman Hakim menjelaskan bahwa konsultasi publik ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan SMA Unggul Garuda di Kalimantan Utara.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dokumen Amdal agar pembangunan sekolah unggulan nantinya tetap memperhatikan aspek lingkungan serta kebutuhan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Polresta Bulungan, Bernard FP Siregar menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut.
Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan perlu didukung bersama dengan tetap memperhatikan ketentuan dan dampak lingkungan yang ada.
Kegiatan juga diisi dengan sesi pemaparan tujuan konsultasi publik Amdal pembangunan SMA Unggul Garuda Provinsi Kaltara serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.(*)

















