TANJUNG SELOR – Kecelakaan kerja terjadi di wilayah Desa Nahaya, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Seorang pekerja dari PT Kayan Patria Pratama (KPP) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden saat aktivitas pemindahan kayu (holing).
Korban diketahui berinisial A (56), yang bekerja sebagai pembantu scaller.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui PS Sihumas Aipda Hadi Purnomo mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Km 3 Camp 69, Desa Nahaya, Kabupaten Bulungan.
Berdasarkan keterangan saksi S (43), kegiatan kerja sudah dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan aktivitas memindahkan kayu dari Km 3 menuju Km 67 yang merupakan lokasi perakitan.
Sekitar pukul 09.30 Wita, saksi yang bertugas sebagai operator logging mulai memuat kayu menggunakan truk.
Sebelum memundurkan kendaraan, saksi mengaku telah memastikan kondisi di belakang truk dalam keadaan aman.
Saat itu, terdapat dua pembantu scaller di lokasi, yakni AR dan korban A. Setelah memastikan keduanya berada di luar jalur kendaraan, saksi memberikan tanda dengan membunyikan klakson dan mulai memundurkan truk.
Namun, setelah berjalan mundur sekitar 20 meter, saksi mendengar teriakan dari AR yang meminta kendaraan dihentikan. Saksi kemudian menghentikan dan memajukan truk, lalu turun untuk mengecek kondisi. Saat itulah korban ditemukan sudah terbaring di belakang kendaraan.
“Korban kemudian dibawa ke Camp 67 untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sekitar pukul 10.15 Wita, tim medis tiba dan segera mengevakuasi korban menggunakan speed boat menuju Rumah Sakit Tanjung Selor,” tuturnya.
Dalam perjalanan, kondisi korban terus dipantau oleh tim medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo korban dinyatakan kritis dan tidak bernafas.
“Sekitar pukul 10.45 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit Tanjung Selor dan rencananya akan disemayamkan di kampung halamannya di Kabupaten Tana Toraja,” tuturnya.
Pihak perusahaan bersama rekan kerja korban masih berada di rumah sakit sambil menunggu kedatangan keluarga. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Peso telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya meminta keterangan saksi serta berkoordinasi dengan tim medis dan pihak perusahaan.(*)

















