TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara (Kaltara) akan mengalokasikan 3 unit polthersher atau alat perontok padi kepada beberapa Kelompok tani yang ada di Kabupaten Bulungan.
Bantuan ini diberikan setelah sebelumnya telah diberikan cultuvator kepada para kelompok tani. Kepala DPKP Kaltara,Heri Rudyono menyatakan adanya bantuan alat perontok padi ini diharapkan dapat mempernudah para petani dalam memanen.
Bantuan ini juga bertujuan agar para kelompok tani dapat memperbanyak hasil produksi pertaniannya dan menghemat biaya produksi pertanian dengan mencapai hasil yang efektif dan efisien.
Sebagian petani, kata dia memang masih ditemukan masih menyewa alat jika ingin merontokan padi. “Sesuai pengajuan mereka pemerintah berupaya untuk mefasilitasi dengan menganggarkan mesin perontok padi,” kata Heri.
Selain cultivator dan polthersher ditahun ini DPKP Kaltara juga menganggarkan bantuan alat pertanian berupa handtraktor. Di mana bantuan handtraktor ini masih berproses dalam tahap lelang. Dan jika sudah lelang maka bantuan itu akan kita alokasikan lagi, karena di tahun sebelumnya bantuan serupa juga sudah dialokasikan sebanyak 4 unit.
Ia menambahkan bantuan alat pertanian ini setiap tahunya selalu masuk penganggaran Pemprov Kaltara yang biasanya juga terbagi dalam 3 jenis bantuan berbeda. Ada yang bantuan dari Pemkab, ada bantuan dari provinsi dan ada bantuan yang langsung dari pemerintah pusat.
“Kita disribusikan secara merata,”tuturnya.
DPKP Kaltara memastikan khusus untuk bantuan Pemprov Kaltara dan Pemda setempat, biasanya akan menyesuaikan dengan pengajuan bantuan dari Kelompok tani.
Di mana hal itu dilakukan agar ketika teranggarkan dan teralokasikan semua bantuan itu tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan para petani lokal.
“Pemerintah ingin memastikan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat,tepat guna dan tepat sasaran sesuai kebutuhan,”tutupnya.(rdk)

















