TANJUNG SELOR – Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dr. Drs. Marthin Billa, M.M., hadir langsung dan memberikan dukungan pada pembukaan turnamen sumpit di Mako Brimob Polda Kaltara, Kamis (29/10/2026), kemarin.
Turnamen sumpit ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Brimob yang bertepatan pada 14 November 2026. Dalam sambutannya, Marthin Billa mengapresiasi terlaksananya turnamen ini dan meminta jajaran kepolisian Polda Kaltara supaya menjadikan turnamen menyumpit sebagai ajang olahraga tradisional.
Selain itu, anggota DPD RI ini juga meminta Kapolda Kaltara supaya memperhatikan pendidikan dan jenjang karier anak-anak Dayak yang tengah mengabdikan diri di kepolisian.
“Saya minta tolong kepada Kapolda Kaltara supaya memperhatikan jenjang karier bagi anak-anak kami di kepolisian. Jika ada pendidikan, tolong mereka dilibatkan dan diikutsertakan,” kata Marthin Billa.
Masih di kesempatan yang sama, Marthin Billa juga berharap Kapolri bisa memperhatikan warga Dayak di Kalimantan dengan memberikan diskresi agar warga Dayak mendapat kesempatan masuk di kepolisian.
“Saya sangat mengharapkan kepada Bapak Kapolri untuk mengakomodir warga Dayak masuk kepolisian. Karena sesungguhnya besar sekali animo kami sebagai warga Dayak masuk di kepolisian untuk membantu kepolisian dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas),” tukasnya.
“Oleh karena itu, saya harapkan baik itu dari Tamtama, Bintara sampai Perwira, agar diakomodir menjadi polisi negara Republik Indonesia,” harapnya.
Disamping itu, dari aspek pendidikan Marthin berharap untuk pendidikan penjenjangan juga diberikan peluang dan kesempatan yang sama bagi warga Dayak.
“Saya harapkan juga diberi kesempatan kepada anak-anak kami untuk ikut dalam pendidikan penjenjangan sampai kepada pendidikan yang tingkat tinggi hingga sampai Jenderal,” tutupnya. (ns)

















