TANJUNG SELOR – Kehadiran warga transmigrasi di Kabupaten Bulungan mendapat sambutan positif dari anggota DPRD Bulungan, Tasa Gung. Keberadaan warga transmigran diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan pengembangan daerah, terutama melalui sektor pertanian.
Tasa mengatakan, kontribusi warga transmigrasi yang baru datang di Bulungan mungkin belum terlihat secara langsung. Namun, warga transmigran yang telah menetap selama bertahun-tahun dinilai telah memberikan dampak nyata bagi daerah.
“Kalau kita lihat secara penempatan, mereka yang baru datang kelihatannya belum banyak berkontribusi. Karena baru datang, tapi kalau kita lihat warga transmigran yang sudah lama dan bertahun-tahun di Bulungan kontribusinya begitu nyata. Salah satu contohnya dari produk pertanian yang mereka hasilkan,” ucap Tasa, Jumat (30/10/2026).
Ia mencontohkan kawasan transmigrasi di Sepunggur. Keberadaan warga transmigran di wilayah tersebut dinilai turut mendukung pembangunan sekaligus membantu mengembangkan potensi daerah.
Menurutnya, perkembangan kawasan transmigrasi juga menjadi bagian dari proses pengembangan dan pemekaran wilayah di Kabupaten Bulungan.
“Karena itu juga salah satu termasuk pengembangan dan pemekaran wilayah,” jelasnya.
Selain itu, Tasa menyebut sejumlah produk pertanian yang dihasilkan warga transmigrasi berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Upaya tersebut turut mendapat dukungan dari perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Padjadjaran (UNPAT), yang disebut tengah terlibat dalam pengembangan produk lokal.
“Kita sangat mengapresiasi itu. Dan keberhasilan lain oleh warga transmigran, harapan saya ini tidak terhenti bagi transmigrasi katakan di SP 10, tapi warga yang lain pun juga maupun kita sebagai masyarakat lokal yang ada di Kabupaten Bulungan menjadi salah satu contoh ataupun teladan baik dalam kita usaha di segi pertanian,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan warga transmigrasi dalam mengembangkan sektor pertanian dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya, termasuk masyarakat lokal di Kabupaten Bulungan.
Dengan mengembangkan potensi pertanian, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mendorong kesejahteraan.(ns)

















